Bola  

Tantangan Arsenal Berjaya Tanpa Gabriel Jesus

Jelang melawan West Ham United, Arsenal akan menghadapi tantangan berat untuk mempertahankan puncak klasemen sementara.

Jakarta, CNN Indonesia

Arsenal sedang berusaha mempertahankan puncak klasemen di sisa separuh musim Liga Inggris 2022/2023. Namun, mereka kini menghadapi tantangan berat karena absennya Gabriel Jesus.

Meriam London kini masih berada di posisi tertinggi dengan 37 poin dari 14 pertandingan. Di urutan kedua ada Manchester City dengan 32 angka. 

Sayangnya, Gabriel Jesus harus menepi akibat cedera lutut yang didapat pada Piala Dunia 2022 dalam laga Brasil vs Kamerun. Masalah pada kaki pemain 27 tahun itu disebut cukup serius.

Jesus bahkan harus naik meja operasi agar kondisi lututnya kembali prima. Namun prediksi waktu pemulihan eks bomber Manchester City tersebut diperkirakan memakan waktu tiga bulan.

Ini jelas bukan kabar baik bagi Arsenal yang sedang berada di atas angin pada kompetisi domestik. Sebab peran Jesus terbilang penting bagi produktivitas The Gunners hingga bisa mengunci puncak klasemen jelang Boxing Day.

Jesus sudah menyumbang lima gol dari 14 penampilannya musim ini. Ia menjadi pemain kedua bersama Gabriel Martinelli dengan gol terbanyak setelah Martin Odegaard dengan enam gol.

Jika prediksi waktu absen Jesus tepat, maka pemain berpaspor Brasil itu baru akan kembali menjelang akhir musim 2022/2023. Mau tak mau, Mikel Arteta sebagai pelatih harus mencari alternatif yang tepat sebagai pengganti Jesus di lini depan.

Dengan formasi langganan 4-2-3-1 dan 4-1-4-1, Arteta mengandalkan Jesus sebagai ujung tombak. Ini membuat Arteta perlu melakukan penyesuaian formasi atau memasang pemain lain sebagai ‘target man’ di depan.

Eddie Nketiah menjadi salah satu opsi yang bisa diaplikasikan Arteta jika ingin mempertahankan formasi kesukaannya. Akan tetapi, ia perlu sadar bahwa di atas kertas Nketiah belum bisa dianggap sebagai striker tajam.

Di Liga Inggris, pemain 23 tahun itu sama sekali belum mencetak gol meski sudah turun ke lapangan 12 kali. Kerap menjadi pemain pengganti ditengarai membuat Nketiah kesulitan menemukan insting mencetak golnya.

Di satu sisi, Arteta tetap menaruh kepercayaan pada sosok Nketiah sebagai opsi potensial bagi Arsenal mempertahankan produktivitas gol. Ia memberi sinyal bakal memberi jam terbang reguler kepada Nketiah seiring dengan absennnya Gabriel Jesus.

“[Saya punya] keyakinan kepadanya setiap hari. Kita melihatnya setiap hari seluruh yang dia persembahkan untuk tim. Dia adalah manusia dan ini caranya berkembang sebagai pemain,” kata Arteta dikutip dari Daily Mail.

Catatan impresif Nketiah musim lalu sejatinya dapat menjadi bekal motivasi Nketiah dalam menjebol gawang lawan. Pada tujuh pertandingan terakhir musim lalu, jebolan akademi The Gunners itu mencetak lima gol.

Artinya Nketiah memiliki rekam jejak bisa diandalkan apabila sedang dibutuhkan tim. Itu yang menjadi alasan Arteta tidak butuh striker baru di jendela transfer musim dingin.

“Kami sedang tidak butuh pemain, kami butuh pemain yang bisa membuat tim ini lebih baik,” ujar Arteta.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/ptr)




Sumber: www.cnnindonesia.com