Bola  

Siasat MGPA Hadapi Tantangan Besar WSBK Mandalika 2023

World Superbike (WSBK) 2023 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat akan menghadapi tantangan berat dalam urusan mendatangkan penonton.

Jakarta, CNN Indonesia

World Superbike (WSBK) 2023 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat akan menghadapi tantangan berat dalam urusan mendatangkan penonton.

Ini karena perubahan jadwal balapan. Pada dua edisi sebelumnya, 2021 dan 2022, balapan di Mandalika menjadi sarana penentuan juara. Namun kali ini berlangsung pada seri kedua.

WSBK 2023 di Mandalika akan berlangsung pada 3-5 Maret. Ini berlangsung setelah seri pembuka di Australia pada 24-26 Februari.

Secara umum seri kedua kurang menarik minat. Pasalnya seri awal masih berjalan dengan tensi yang tidak begitu tinggi. Hanya kejutan-kejutan dari para pembalap yang mungkin bisa dinanti.

Karenanya pula Mandalika Grand Prix Association (MGPA) membuat kebijakan baru dalam penjualan tiket. Tidak seperti dua edisi sebelumnya yang membuat diskon, kini MGPA menerapkan presale dengan harga murah.

Untuk tiket termurah, Festival, misalnya dijual Rp50 ribu per hari dari harga awal Rp200 ribu. Begitu pula dengan harga tiket Reguler dan Premium juga mendapat potongan besar selama masa presale hingga 30 Januari 2023.

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria mengatakan jadwal balapan WSBK di Mandalika pada seri kedua malah menguntungkan karena logistik lebih mudah sampai karena sebelumnya berlangsung di Australia.

“Logistik mereka saat ini ada di Australia, jadi mudah ke NTB. Jadwal Maret ini buat kami tidak masalah. Tiap hari kami gunakan track day. Buat kami WSBK 2023 ini tambahan saja karena semuanya sudah siap dan lengkap,” kata Priandhi, Kamis (12/1).

Situasi ini malah membuat ajang MotoGP 2023 di Mandalika lebih seru. Dari awalnya pada awal musim, kini balapan motor paling bergengsi ini akan berlangsung Oktober 2023.

Direktur Operasional ITDC Troy Reza Warokka pun optimistis jumlah penonton WSBK 2023 akan meningkat. Pandemi Covid 19 sudah mulai teratasi dan kini sudah tidak ada pembatasan, diyakini akan menarik minat masyarakat.

“Kita melihat beberapa data yang ada. Beberapa tahun ke belakang kami lihat sama-sama. Kami mencoba dulu di angka Rp70 ribu. Kenapa enggak Rp80 ribu, kenapa enggak Rp100 ribu, ini adalah angka yang realistis,” ucap Troy.

Pada 2023 ini juga akan berlangsung balapan baru, Asian Road Racing Championship. Kejuaraan ini akan berlangsung pada Agustus 2023. Ini akan menjadi sarana pembalap lokal menunjukkan tajinya.

[Gambas:Video CNN]

(rhr)




Sumber: www.cnnindonesia.com