Bola  

Sempat Jadi Raja, Dibuang AFC

Piala Asia, yang akan menggelar edisi ke-18 di Qatar pada 12 Januari-10 Februari 2024, sempat dikuasai timnas Israel di awal pembentukannya.


Jakarta, CNN Indonesia

Piala Asia, yang akan menggelar edisi ke-18 di Qatar pada 12 Januari-10 Februari 2024, sempat dikuasai timnas Israel di awal pembentukannya.

Israel merupakan bagian dari kompetisi Piala Asia sejak kali pertama digelar apda 1956. Timnas Israel tampil di empat edisi Piala Asia pada 1956, 1960, 1964 dan 1968.

Prestasi timnas Israel juga tidak sembarangan. Mereka selalu lolos ke final di tiga edisi awal Piala Asia, dan menjadi juara Piala Asia 1964 ketika menjadi tuan rumah.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pada final Piala Asia 1964, Israel mengalahkan India pada klasemen akhir dalam turnamen yang menggunakan format round-robin.

Penolakan Kuwait dan negara-negara Islam dan Arab terhadap Israel membuat Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) melakukan voting untuk mendepak Israel dari AFC.

Hasilnya 17 suara berbanding 13, enam abstain, untuk mengeluarkan Israel dari AFC. Voting itu digelar saat Asian Games 1974, ketika Korea Utara dan Kuwait menolak melawan Israel di cabang sepak bola. Di Asian Games 1974 di Iran, timnas Israel menjadi runner-up usai dikalahkan tuan rumah.

Setelah dibuang AFC, Israel luntang-lantung di dunia sepak bola. Timnas Israel sempat tampil di kualifikasi Piala Dunia zona Eropa dan Oseania. Baru pada 1994, Konfederasi Sepak Bola Eropa (UEFA) menerima Israel sebagai anggota tetap.

Sejak diterima jadi anggota UEFA pada 1994, timnas Israel tidak pernah lolos ke ajang Euro atau Piala Dunia.

Gelar Piala Asia 1964 hingga kini menjadi satu-satunya gelar juara yang dimiliki timnas Israel.

Piala Asia sudah digelar 17 kali dengan Qatar 2023 sebagai edisi ke-18. Sepanjang 17 edisi Piala Asia, timnas Jepang merupakan tim tersukses dengan empat gelar juara.

[Gambas:Video CNN]

(har)

Sumber: www.cnnindonesia.com