Bola  

Saya Dukung Bima Sakti Panggil Diaspora Timnas U-17

Keikutsertaan Timnas Indonesia U-17 di Piala Dunia U-17 2023 membuat warganet atau netizen merangkum diaspora yang bermain di luar negeri.

Jakarta, CNN Indonesia

Pengamat sepak bola nasional Justinus Lhaksana mendukung Bima Sakti memanggil pemain diaspora untuk Timnas Indonesia U-17 yang dipersiapkan untuk Piala Dunia U-17 2023.

Karena persiapan minim, pemanggilan diaspora jadi opsi. Saat ini Bima memanggil enam pemain diaspora untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta pada pertengahan Juli ini.

Pemanggilan enam pemain diaspora ini menciptakan pro-kontra. Ada yang mendukung kebijakan ini, tapi tak sedikit yang mengkritisi. Coach Justin, sapaan Justinus, mendukung diaspora.

“Anda harus lihat dari dua sisi. Kondisinya sih ini agak menyedihkan, kenapa dia [Bima] tidak bisa mengambil? Saya dukung Bima. Kenapa dia melakukan itu? Karena di lokalnya tidak banyak stok” kata Justin dalam podcast Si Paling Sport CNN Indonesia.

“Apa ada liga reguler di U-17? Enggak ada. Kalau dibandingkan timnas Jerman, Spanyol, Italia, tinggal petik pemain main di liga ini. Tolong ambil data dan ambil terus dites, karena liganya dari kelompok umur berjalan. Nah di sini kan tidak ada,” ucap Justin.

Coach Justin kemudian mengisahkan pengalamannya saat menangani Timnas Futsal Indonesia pada 2005. Saat itu futsal belum begitu familiar dan belum ada kompetisi di tanah air.

“Mau ambil pemain dari mana? Dari liga mahasiswa, dari tarkam, dari ini, dari itu. Nah, Bima tidak jauh beda [kondisinya]. Pada saat dia dikasih kesempatan diaspora, kenapa enggak?” kata Justin.

“Intinya kita melanggar aturan atau tidak. Pada saat Anda punya darah Indonesia dari generasi ketiga, mengalir darah dari kakek nenek Anda, ya Anda berhak membela Timnas,” ucapnya.

Intinya, kata Coach Justin, selama tidak melanggar aturan atau regulasi, tidak masalah. Ketika pemain diaspora sudah dipanggil untuk Timnas Indonesia U-17, manfaatnya akan terasa di masa mendatang.

“Pada saat usia 17 sudah main, kan bisa digunakan sampai umur 30 sampai pensiun. Kalau bagus, kan bisa dipakai terus. Kalau tidak bagus, kan akan tersisih sendiri. Timnas Indonesia apa yang dirugikan? Tidak ada,” ucap lelaki yang pernah tinggal di Belanda ini.

Timnas Indonesia U-17 yang ditangani Bima diproyeksi tampil di Piala Dunia U-17 2023. Ajang ini akan berlangsung di beberapa kota Indonesia pada 10 November hingga 2 Desember 2023.

Lihat podcast Si Paling Sport: Blak-Blakan, Coach Justin Diblok Bintang Muda Chelsea! di bawah ini

[Gambas:Youtube]

(abs/har)



Sumber: www.cnnindonesia.com