Bola  

Profil Noel Le Graet, Sosok yang Ejek Zinedine Zidane

Sosok legenda Prancis, Zinedine Zidane diejek dan diolok-olok oleh Noel Le Graet. Siapa Le Graet?

Jakarta, CNN Indonesia

Sosok legenda Prancis, Zinedine Zidane diejek dan diolok-olok oleh Noel Le Graet. Siapa Le Graet?

Nama Le Graet mencuat ke permukaan setelah dianggap mengolok-olok Zidane. Hal itu terjadi saat Le Graet membahas soal Zidane sebagai salah satu kandidat pengganti Didier Deschamps.

“Apakah Zidane menghubungi saya? Tentu saja tidak, saya pun tidak akan mengangkat telepon.”

“Mengatakan padanya untuk mencari klub baru? Silakan buat program spesial jadi dia bisa mencari klub atau tim nasional,” ucap Le Graet yang langsung menimbulkan kontroversi.

Bintang Les Bleus, Kylian Mbappe menganggap ucapan Le Graet tak pantas karena Zidane harus dihormati. Zidane adalah sosok krusial yang mengantar Prancis memenangkan Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.

Le Graet saat ini merupakan Presiden French Football Federation (FFF) alias Federasi Sepak Bola Prancis. Nama Le Graet bukan nama baru di sepak bola Prancis.

Le Graet saat ini sedang menjalani periode keempat sebagai Presiden FFF. Le Graet pertama kali terpilih pada 2011 dan selalu berhasil mempertahankan singgasana miliknya.

Salah satu kunci sukses keberhasilan Le Graet mempertahankan singgasananya adalah karena Prancis mampu jadi tim yang kuat dan solid dalam beberapa tahun terakhir. Prancis berhasil menembus final Piala Eropa 2016, juara Piala Dunia 2018, dan kemarin kembali menembus babak final Piala Dunia 2022.

Nama Le Graet pernah mencuat lantaran komentarnya terkait aksi rasial yang dikeluhkan oleh Neymar di Ligue 1. Dalam sebuah laga, Neymar mengaku jadi korban ejekan rasial oleh pemain Marseille, Alvaro Gonzalez.

Neymar menyatakan bahwa aksi rasial masih terjadi di dunia sepak bola. Namun sebagai respons atas hal tersebut, Le Graet dianggap tidak memberikan komentar yang pantas.

“Rasialisme di Prancis, dalam seluruh pertandingan mungkin ada beberapa yang tidak sesuai, tetapi kami hanya mengalami kurang dari satu persen terkait kesulitan tersebut.”

“Ketika seorang pemain berkulit hitam, maafkan saya, mencetak gol, seluruh stadion berdiri. Jadi sejujurnya, fenomena rasialisme di olahraga, pada sepak bola khususnya sudah tidak ada atau hanya sedikit,” tutur Le Graet dikutip dari CNN.

Komentar Le Graet itu kemudian menghadirkan polemik karena dianggap mengecilkan keluhan yang dilontarkan oleh Neymar. FFF pun ikut sibuk memberikan penjelasan terkait komentar Le Graet tersebut.

Sebelum berkiprah di FFF, Le Graet merupakan Presiden Ligue 1.

[Gambas:Video CNN]

(ptr/jal)




Sumber: www.cnnindonesia.com