Bola  

Pesan untuk Muslim Seluruh Dunia dari Gelandang Lincah Maroko

Ounahi menjadi gelandang yang cukup menyita perhatian. Aksi impresifnya bahkan diakui Pelatih Spanyol, Luis Enrique.

Jakarta, CNN Indonesia

Gelandang Timnas Maroko, Azzedine Ounahi mengungkapkan bahwa keberhasilan Maroko menembus perempat final Piala Dunia 2022 dipersembahkan untuk seluruh masyarakat Muslim dunia.

Solidaritas muslim dan isu mengenai normalisasi Palestina memang menjadi pesan yang terus dikumandangkan Maroko selama di Qatar.

Pascakemenangan atas Spanyol, Ounahi mengingatkan kemenangan harus menjadi kebahagiaan seluruh muslim baik di Afrika, Arab, dan seluruh dunia.

“Ini momen spesial untuk seluruh Afrika, untuk semua negara Arab, untuk semua Muslim di seluruh dunia ini,” kata Ounahi usai menyingkirkan Spanyol di babak 16 besar, dilansir dari Marocco World News.

“Mencoba membuat diri kita sendiri bahagia. Dan saya pikir itu berjalan cukup baik, ” tambahnya.

Ounahi menjadi gelandang yang cukup menyita perhatian. Aksi impresifnya bahkan diakui Pelatih Spanyol, Luis Enrique.

“Saya terkejut. Ya Tuhan, dari mana orang ini berasal! [Ounahi] bermain sangat baik, itu mengejutkan saya… dia adalah satu-satunya yang tidak kami sadari,” kata Enrique dalam konferensi pers pascapertandingan.

Maroko mengalahkan Spanyol 3-0 melalui adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol. Singa Atlas mengamankan sejarah untuk pertama kali ke babak 8 besar Piala Dunia.

Enrique bukan satu-satunya tokoh sepak bola yang berbicara mengenai kejutan dari Ounahi.

FIFA juga memuji keterampilan Atlas Lion dalam fitur baru-baru ini. Ounahi, dilabeli sebagai ‘gelandang lincah dengan keterampilan menggiring bola yang sangat baik dan kesadaran taktis yang luar biasa’.

“Sudah jelas bagi semua orang untuk melihat bahwa pemain muda ini ditakdirkan untuk bermain di level tertinggi.” tulis sebuah artikel FIFA dalam menanggapi perjalanan Maroko di Piala Dunia 2022.

Lahir pada 19 April 2000 di Casablanca, Ounahi bermain untuk klub Prancis Angers SCO.

Karier sepak bola ia mulai setelah lulus dari Mohammed VI Football Academy in Sale dekat Rabat. Ounahi memulai karir seniornya bersama RC Strasbourg pada Juli 2018 di usia 18 tahun.

Pada September tahun ini, Ounahi dinobatkan sebagai salah satu pemain dribel terbaik di Ligue 1 Prancis, menempati posisi pemain dribel terbaik kedua di liga setelah Lionel Messi.

Kerja keras dan penampilannya yang mengesankan membuatnya masuk ke skuad Maroko untuk Piala Afrika di awal tahun ini. Reragui lalu menjadikannya pilar utama dalam taktik menjaga bola dan membaca permainan untuk mendikte tempo di lini tengah.

[Gambas:Video CNN]

(ain/ptr)







Sumber: www.cnnindonesia.com