Bola  

Persija Berusaha Jamu Persib di SUGBK 4 Maret

Thomas Doll menyoroti lini depan Persija Jakarta yang tumpul jelang melawan Persebaya Surabaya pada lanjutan Liga 1.

Jakarta, CNN Indonesia

Presiden Klub Persija Jakarta Muhammad Prapanca tetap mengupayakan menjamu Persib Bandung dalam lanjutan Liga 1 2022/2023 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Pertandingan ini akan berlangsung pada 4 Maret 2023. Persija bisa saja menggunakan SUGBK mengingat grup musik Black Pink bakal mengadakan konser di sana pada 11-12 Maret. Sebelumnya sempat disebutkan SUGBK perlu dikosongkan selama enam bulan sebelum Piala Dunia U-20 2023.

“Ya, kami masih memperjuangkan [pertandingan Persija vs Persib] di GBK. Masa kita melawan aturan tertinggi, FIFA. Kita sih mengajukan di GBK, tapi aturan FIFA bagaimana? Masa kita melawan aturan FIFA,” kata Prapanca, Senin (30/1) sore.

“Kita komunikasi [dengan pengelola GBK]. Negosiasi tetap jalan. Pengelola juga ingin. Siapa yang tidak ingin pertandingan Persija vs Persib di GBK,” ucap pengusaha yang menangani Persija sejak 2020 tersebut.

Mengenai opsi bermain di Jakarta International Stadium (JIS) untuk sementara diabaikan. Namun bukan berarti Persija tak ingin tampil di JIS, melainkan stadion baru tersebut belum ditetapkan layak untuk Liga 1.

“Kalau JIS sudah terverifikasi bisa dipakai, kalau tidak ya tidak bisa dipakai. Tidak pernah kita tidak mau pakai JIS. Kalau ini membahayakan kita tidak mau. Kita juga sudah menghadap plt Gubernur DKI Jakarta,” ucap Prapanca.

Kendati demikian, Persija tetap bersiap dengan kemungkinan menjamu Persib di Stadion Patriot, Bekasi. Stadion Patriot jadi opsi paling mungkin karena sudah lazim menjadi markas Persija dan tidak ada kendala.

“Kemungkinan lawan Persib di Patriot. Kita sih inginnya di GBK dan JIS, tapi apa daya. Kita harus menimbang mitigasi risiko kita. Mungkin next season,” ucap Prapanca dalam jumpa pers di kantor Persija, Rasuna Office Park, Kuningan.

Persija Masuk Bursa Efek

Prapanca juga mengabarkan klub berjulukan Macan Kemayoran akan segera melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun ini.

“Kami dalam progres penguatan fondasi, selain prestasi. Ada komersial area yang sedang kita buat. Dalam waktu yang tidak lama teman-teman akan tahu bagaimana soal program melantai di bursa saham,” kata Prapanca.


Tahun 2023 dianggap sebagai waktu yang tepat untuk melantai karena prestasi Persija sedang tepat. Saat ini Persija asuhan Thomas Doll berada di tiga besar dan berpeluang meraih gelar juara.

Sejatinya Persija ingin masuk bursa saham pada 2020. Sayang ketika rencana sedang dimatangkan, pandemi Covid-19 melanda. Program tersebut terpaksa ditunda untuk sementara.

Rencana melepas saham ini dibarengi dengan persiapan matang agar bisa memberi dampak positif. Saat ini Persija sedang membangun fasilitas lapangan latihan di Sawangan. Ini merupakan lokasi milik pengusaha Nirwan Bakrie yang adalah pemilik saham mayoritas Persija.

Jika rencana ini berjalan lancar, Persija akan menjadi klub kedua Indonesia yang masuk BEI. Bali United jadi klub pertama yang menjual sahamnya di bursa sejak 2019.

[Gambas:Video CNN]

(abs/jun)




Sumber: www.cnnindonesia.com