Bola  

Pengamat Khawatir Radja Nainggolan Senasib Essien di Liga 1

COO Bhayangkara FC Sumardji mengonfirmasi Radja Nainggolan resmi bergabung dengan Bhayangkara FC. Berikut profil Radja Nainggolan.

Jakarta, CNN Indonesia

Pengamat sepak bola nasional, Mohamad Kusnaeni khawatir Radja Nainggolan senasib dengan Michael Essien yang tak bisa bersaing di Liga 1.

Essien sempat membela Persib pada 2017. Pada musim itu mantan pemain Chelsea ini dinilai tampil kurang maksimal. Hal sama dikhawatirkan dialami Radja bersama Bhayangkara FC.

“Kalau Radja tidak memenuhi standar, akan seperti Michael Essien di Persib. Problemnya main di Liga 1 ini harus siap secara fisik. Banyak berlari, away-nya jauh-jauh,” kata Kusnaeni.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Radja telah resmi menjadi pemain Bhayangkara FC setelah setengah musim tanpa klub. Tak ada yang menyangka mantan pemain timnas Belgia ini akan berkiprah di Indonesia.

“Saya terus terang terkejut pertama-tama mendengar Radja Nainggolan jadi pemain Bhayangkara, karena saya tidak membayangkan dia kembali [ke sepak bola] dengan karier di Indonesia,” kata Kusnaeni.

“Sekarang tantangannya bisa tidak dia menyesuaikan diri dengan sepak bola Indonesia, yang kulturnya berbeda dengan liga yang pernah ia ikuti, terutama Italia,” ucapnya pada Jumat (1/12).

Tak tampil di kompetisi selama hampir enam bulan, sedikit banyak membuat kebugaran Radja menurun. Sentuhan sepak bola pemain 35 tahun ini dipastikan pula tak setajam dulu.

“Saya terus terang sudah lama tidak melihat dia bermain. Kita belum tahu kondisi dia. Kalau bergabungnya di awal musim masih mending, karena masih ada pramusim, klub punya waktu,” katanya.

“Ini kan klubnya berburu poin dan dikejar target keluar dari degradasi. Ini pemain secara level teknik sudah tahu kemampuannya, tetapi secara level kebugaran kita tidak tahu,” ucap Kusnaeni.

Pria yang biasa disapa Bung Kus ini menyebut Bhayangkara sangat butuh pemain yang bisa membuat perbedaan. Kehadiran Radja diharapkan pula memberi warna yang baik dalam permainan tim.

Karenanya pula proses adaptasi Radja akan sangat berpengaruh. Jika cepat beradaptasi dan mengembalikan kondisi fisik ke level ideal, Bhayangkara akan diuntungkan.

“Bhayangkara itu butuh pemain yang langsung tune in. Kualitas Radja kita tahu. Kalau level kebugarannya bagus, ini akan jadi tambahan kekuatan untuk Bhayangkara,” ujar Kusnaeni.

[Gambas:Video CNN]

(abs/ptr)

Sumber: www.cnnindonesia.com