Bola  

Pelatih Kaledonia Baru Takjub dengan Fasilitas Piala Dunia U-17

PSSI buka-bukaan soal alasan FIFA belum turun tangan periksa Jakarta International Stadium (JIS) sebagai calon venue Piala Dunia U-17 2023 di Indonesia.
Jakarta, CNN Indonesia

Pelatih timnas Kaledonia Baru U-17 Leonardo Lopez takjub dengan fasilitas di Indonesia selama Piala Dunia U-17 2023.

Lopez dan rombongan tim asal Oseania itu sudah berada di Indonesia sejak 30 Oktober. Selama hampir dua pekan, Lopez memberi sanjungan terhadap pelayanan Indonesia sebagai tuan rumah.

“Kami terkejut karena [fasilitas] benar-benar menakjubkan. Kami belum pernah menemui kualitas lapangan seperti ini. Kami diperlakukan sangat baik di sini,” kata Lopez di sela-sela latihan tim di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (10/11).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada PSSI yang jadi panitia lokal Piala Dunia U-17 2023. Menurut Lopez, fasilitas yang apik mendukung timnya untuk mengerahkan kemampuan terbaik di turnamen junior level global tersebut.

Kaledonia Baru akan menghadapi Inggris di laga perdana Grup C di Jakarta International Stadium (JIS) pada Sabtu (11/11) pukul 16.00 WIB. Ia berharap ada pendukung dari Indonesia yang memberinya dukungan langsung di lapangan.

“Ini sangat hebat untuk kami dan ini kondisi terbaik. Terima kasih banyak federasi Indonesia dan kami berharap ada yang mendukung kami karena kami sangat kecil di turnamen ini. Dukungan publik sangat berdampak untuk membantu kami di sini,” ucapnya.

Lebih lanjut Lopez mengatakan, Indonesia memiliki kondisi yang jauh berbeda dari negaranya terutama soal cuaca. Itu yang menjadi alasannya menetap 10 hari sebelum turnamen berlangsung.




“Kami perlu menyesuaikan dengan suhu dan kelembapan, di sini sangat-sangat panas. Di sini kami menemui suasana baru dan arsitektur [gedung] baru. Kami melakukan penyesuaian di pekan pertama dan sempat menjalani laga ujicoba melawan Burkina Faso,” kata dia.

“Kami kalah 0-5 tapi kami dapat banyak hal positif dan para staf mempelajari hal-hal yang mungkin bisa ditelusuri,” terangnya.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/jun)


Sumber: www.cnnindonesia.com