Bola  

PBSI Petakan Turnamen Prioritas demi Jalan Emas Olimpiade 2024

Ketua Kabid Binpres PBSI Ricky Subagja sedang memetakan turnamen prioritas yang akan diikuti atlet Indonesia menuju Olimpiade 2024.


Jakarta, CNN Indonesia

Ketua Kabid Binpres PBSI Ricky Subagja sedang memetakan turnamen prioritas yang akan diikuti atlet Indonesia menuju Olimpiade 2024.

Pemetaan ini dianggap krusial, agar pemain bisa menjaga kondisi dan psikologi. Ricky berharap puncak performa pemain bisa tercipta saat tampil di Paris, Prancis.

“Dari yang kemarin di Eropa, untuk ke Olimpiade terus menerus dalam penanganan. Terakhir dalam rangka race to olympic mengatur pengiriman pertandingan-pertandingan.”


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kita berhitung itu. Mapping itu, jadi, bukan tak penting, ini di mana dan siapa. Seperti itu,” kata Ricky seusai jumpa pers Indonesia Open 2024 di Jakarta, Selasa (2/4) sore.

Untuk pasangan ganda putra Fajar Alfian/Rian Ardianto misalnya, hanya akan tampil di beberapa turnamen prioritas. Beberapa di antaranya adalah Indonesia Open dan Malaysia Open.

Begitu juga dengan Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie dari tunggal putra. Turnamen yang akan diikuti Ginting dan Jojo diatur PBSI dengan sangat saksama.

Adapun Olimpiade 2024 akan berlangsung pada 26 Juli hingga 11 Agustus. Target PBSI di pesta olahraga dunia ini adalah mempertahankan tradisi emas, bahkan menambahnya.

Artinya ada sekitar empat bulan waktu menuju Olimpiade. Sambil terus mengikuti dinamika Race to Olympics, para atlet andalan akan diukur segala aspeknya demi meraih medali emas.

“Sampai saat ini, sampai perhitungan terakhir, ganda putra masih satu, Jafar/Rian. Ganda putri Apri/Fadia amanlah, tunggal putra Jojo sama Ginting ini aman,” kata Ricky.

“Tunggal putri si Gregoria juga aman. Ganda ini yang belum aman, walaupun peluangnya sangat terbuka karena lima event mengejar poin dan saat ini masih mengejar. Peluangnya ada,” ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(abs/jun)

Sumber: www.cnnindonesia.com