Bola  

MU Terancam Gagal ke Liga Champions, Shaw Cedera Serius

Hasrat Manchester United lolos ke Liga Champions musim depan bisa gagal setelah Luke Shaw cedera serius dan terancam absen hingga akhir musim.


Jakarta, CNN Indonesia

Hasrat Manchester United lolos ke Liga Champions musim depan bisa gagal setelah Luke Shaw cedera serius dan terancam absen hingga akhir musim.

Cedera yang dialami Luke Shaw saat MU menang 2-1 atas Luton Town, akhir pekan lalu, parah. Pasalnya, cedera kaki itu jadi cedera kambuhan Shaw. Dalam laga itu Shaw harus digantikan Victor Lindelof pada menit ke-45+2.

Pemain 28 tahun itu dilaporkan berjalan tertatih-tatih saat menuju bus Man United usai pertandingan. Dikutip dari Mirror, Shaw bisa melewatkan 13 pertandingan tersisa MU di Liga Inggris.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Cedera serius yang dialami Shaw jadi pukulan telak bagi MU dan Erik ten Hag yang sedang dalam kepercayaan diri tinggi menuju empat besar di klasemen Premier League.

Shaw adalah satu-satunya bek kiri murni yang tersisa di skuad Setan Merah. Bek kiri MU lain Tyrell Malacia juga cedera dan belum diketahui perkembangan pemulihan.

Sementara pemain pinjaman dari Tottenham Hotspur, Sergio Reguilon sedang dipinjamkan ke Brentford. Dengan cedera yang dialami Shaw, MU hanya memiliki Diogo Dalot, satu-satunya fullback murni, karena Aaron Wan-Bissaka juga sedang cedera.

Jika Wan-Bissaka tersedia, Ten Hag biasa menggeser posisi Dalot sebagai bek kiri. Krisis fullback ini bisa mengganggu rencana MU bermain di Liga Champions musim depan.

Man Utd akan kesulitan jika harus bermain tanpa bantuan serangan dari sisi kiri pertahanan. Pemain-pemain seperti Shaw yang bisa membantu serangan dengan umpan silang sangat dibutuhkan MU. Terlebih lagi Shaw juga jadi penendang sudut utama MU selama ini.

Melihat daftar pemain saat ini, nama-nama seperti Sofyan Amrabat hingga Jonny Evans berpeluang dimainkan sebagai bek kiri. Alternatif lain ada pada Christian Eriksen dan Mason Mount yang biasa dimainkan sebagai gelandang kiri.

Akan tetapi, melihat usia yang tidak lagi muda, Evans dan Eriksen akan kesulitan apabila diminta aktif naik-turun membantu serangan.

[Gambas:Video CNN]

(sry)

Sumber: www.cnnindonesia.com