Bola  

Menang Dramatis 29-27, Ahsan/Hendra ke Final

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan memberikan pujian kepada Pramudya Kusumawardana/Yeremia Rambitan usai bentrok di babak pertama All England 2023.

Jakarta, CNN Indonesia

Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan berhasil mengalahkan Liang Weikeng/Wang Chang dengan skor 21-15, 19-21, 29-27 dan lolos ke final All England.

Ahsan/Hendra memulai laga lawan Liang/Wang dengan sangat baik. Setelah imbang pada kedudukan 3-3, Ahsan/Hendra merebut tiga poin beruntun dan memimpin 6-3.

Keunggulan terus dipegang Ahsan/Hendra hingga interval gim pertama dengan angka 11-6. Permainan taktis Ahsan/Hendra membuat Liang/Wang kesulitan mengimbangi pola permainan The Daddies.

Selepas interval, Liang/Wang mulai menunjukkan penampilan yang membaik. Namun Ahsan/Hendra masih berhasil menjaga keunggulan di empat poin di angka 15-11.

Usaha Ahsan/Hendra untuk menekan terus berlanjut. Sergapan Hendra di depan net bahkan membuat Ahsan/Hendra menciptakan selisih enam poin di angka 17-11.

Ancaman dari Liang/Wang kembali datang. Mereka mampu merebut poin demi poin sehingga mendekat di angka 15-18.

Namun Ahsan dan Hendra bisa menjawab hal tersebut dengan baik. Rentetan smes Ahsan disusul drop shot Hendra membuat Ahsan/Hendra meraih game point di angka 20-15.

Dalam kesempatan pertama, Ahsan/Hendra mampu menutup gim pertama dengan kemenangan usai drop shot Ahsan tak bisa dihalau lawan.

Unggul di gim pertama, Ahsan/Hendra berusaha keras agar momentum tidak lepas dari mereka. Ahsan/Hendra berhasil memulai gim kedua dengan keunggulan 3-0. Selisih tiga poin bisa dipertahankan oleh Ahsan/Hendra pada kedudukan 8-5.

Namun Liang/Wang berhasil melakukan tekanan balik. Liang/Wang meraih sejumlah poin dan berbalik memimpin pada angka 10-9.

Kegesitan Hendra di depan net berbuah poin ke-10. Tetapi Liang/Wang bisa menutup interval gim kedua dengan keunggulan satu angka, 11-10.

Selepas interval, Ahsan/Hendra langsung menghentak dan menyamakan kedudukan di angka 12-12. Kombinasi penempatan shuttlecock apik Hendra dan smes keras Ahsan membuat Daddies kembali memimpin 14-13.

Hendra dan Ahsan kembali menunjukkan kejelian mereka menemukan celah di pertahanan Liang/Wang. Dua poin tambahan mereka raih dan Ahsan/Hendra memimpin 16-13.

Defense apik dan serangan balik dari Liang/Wang membuat skor kembali imbang di angka 17-17. Smes Ahsan yang membentur net lalu membuat Liang/Wang berbalik unggul 18-17.

Torehan poin Liang/Wang belum berhenti. Mereka bisa meraih dua poin berikutnya dan meraih game point di angka 20-17.

Ahsan/Hendra berhasil menggagalkan game point pertama lawan penempatan shuttlecock yang apik dari Hendra. Backhand Hendra lalu menambah poin berikutnya sehingga kedudukan jadi 19-20.

Tetapi netting yang tak menyeberang dari Hendra memastikan Liang/Wang memenangkan gim kedua dengan skor 21-19. Pertandingan pun berlanjut ke rubber game.

Memasuki gim penentuan, duel Ahsan/Hendra vs Liang/Wang berlangsung makin sengit. Kedua pasangan bergantian memimpin hingga kedudukan imbang di angka 7-7.

Dalam reli sengit, sergapan Ahsan di depan net akhirnya membuat Ahsan/Hendra memegang keunggulan di angka 8-7. Skor imbang kemudian kembali terjadi di angka 8-8 dan berlanjut ke 9-9.

Pada momen ini, Ahsan/Hendra berhasil merebut dua poin beruntun. Smes Ahsan dan Hendra bergantian menyumbang poin. 11-9 untuk Ahsan/Hendra di interval gim penentuan.

Selepas interval, Liang/Wang melakukan kesalahan saat menyerang. Pukulan mereka memanjang dan keluar lapangan sehingga skor menjadi 13-9 untuk Ahsan/Hendra.

Siku kanan Ahsan sempat berdarah dan pertandingan sempat dihentikan agar Ahsan mendapat pengobatan terlebih dulu.

Ketika pertandingan dilanjutkan, Liang/Wang bisa merebut tiga poin beruntun dan mendekat pada angka 12-13.

Pukulan Ahsan dan Hendra yang bergantian keluar kemudian mengantar skor imbang pada angka 14-14.
Ahsan dan Hendra lalu membalas lewat serangan di kesempatan berikutnya sehingga skor berubah jadi 15-14.

Skor imbang kemudian terjadi di angka 15-15 hingga 16-16. Liang/Wang berbalik memimpin 17-16 setelah smes Hendra gagal menyeberangi net. Namun pukulan Liang/Wang yang keluar membawa skor kembali imbang 17-17.

Smes keras Ahsan yang membuat pengembalian lawan memanjang keluar mengembalikan keunggulan ada di tangan Ahsan/Hendra, 18-17. Tetapi skor lagi-lagi jadi imbang 18-18 pada reli berikutnya.

Ahsan/Hendra lebih dulu meraih poin ke-19 setelah pengembalian Wang Chang gagal. Wang Chang lalu membalas dengan merebut poin berikutnya, 19-19.

Smes keras Ahsan membuat Daddies meraih match point di angka 20-19. Peluang emas Ahsan/Hendra untuk menyelesaikan pertandingan tidak terwujud di kesempatan tersebut. Skor imbang 20-20.

Ahsan/Hendra lalu meraih match point kedua di angka 21-20 saat memenangkan adu drive. Match point kali ini juga bisa digagalkan oleh Liang/Wang, 21-21.

Drop shot Ahsan mengantar match point berikutnya di angka 22-21. Kesempatan ketiga ini pun gagal lantaran pukulan Ahsan memanjang keluar.

Liang/Wang berbalik meraih match point di angka 23-22. Namun peluang ini juga melayang. Skor 23-23.

Liang/Wang meraih match point kedua di angka 24-23 setelah backhand Hendra membentur net. Smes Ahsan mengagalkan match point lawan tersebut, 24-24.

Liang/Wang lagi-lagi meraih match point di angka 25-24 setelah memenangkan adu drive. Namun kesalahan servis dari Liang Weikeng membuat skor menjadi 25-25.

Ahsan/Hendra meraih match point keempat mereka di angka 26-25. Dalam momen ini Wang Chang sempat mendapat perawatan pada jarinya.

Skor kembali imbang di angka 26-26 setelah smes Liang Weikeng tidak bisa dikembalikan Ahsan/Hendra.

Ahsan/Hendra meraih match point kelima di angka 27-26. Hendra menyambar bola tanggung yang ada di depan net. Liang/Wang juga berhasil menggagalkan kesempatan ini lewat serangan agresif.

Ahsan/Hendra mendapat match point keenam lewat penempatan shuttlecock yang apik oleh Hendra. Skor 28-27 untuk Ahsan/Hendra.

Ahsan/Hendra akhirnya memenangkan pertandingan setelah pukulan lawan membentur net. 29-27 untuk Ahsan/Hendra di gim penentuan.

(ptr)




Sumber: www.cnnindonesia.com