Bola  

‘Mama’ Schumacher Berharap Sang Legenda Bisa Datang ke Restoran Lagi

Seorang wanita asal Italia yang memiliki hubungan spesial dengan Michael Schumacher berharap sang legenda Formula 1 itu bisa kembali makan di restoran miliknya.


Jakarta, CNN Indonesia

Seorang wanita asal Italia yang memiliki hubungan spesial dengan Michael Schumacher berharap sang legenda Formula 1 itu bisa kembali makan di restoran miliknya.

Rossella Giannini adalah koki sekaligus pemilik restoran bernama Montana yang berlokasi di dekat markas Ferrari di Maranello, Italia.

Ketika masih menjadi pembalap Ferrari, Schumacher kerap berkunjung ke restoran tersebut.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Michael ke Maranello untuk diperkenalkan sebagai pembalap baru. Tim membawanya ke tiga restoran. Begitu pula saya di Montana. Kami langsung cocok, jadi Michael terus kembali,” cerita Giannini kepada Bild mengenai pertemuan pertama dengan Schumacher.

Giannini mengingat tanggal pertemuan dengan Schumacher, yakni pada 14 Februari 1996. Tak cuma mengingat tanggal pertemuan pertama, Giannini dan Schumacher memiliki panggilan spesial satu sama lain. Giannini menyebut Schumacher sebagai ‘Maikel’. Sebaliknya sang pembalap memanggil sang koki dengan sebutan ‘Mama’.

Kejadian nahas yang menimpa Schumacher saat bermain ski di Swiss 29 Desember 2013 diakui Giannini sebagai hari kelam.

“Saya waktu itu sedang berlibur dan mendengarnya di berita. Ketika sudah memahami betapa buruk dampaknya, dunia saya runtuh,” kata Giannini dengan suara terbata-bata.

“Saya sangat merindukannya. Setiap hari saya melihat ke pintu depan dan berharap dia akan masuk lagi dan saya akan membuatkannya tagliatelle al ragu [olahan daging sapi],” tuturnya sembari menyebut hidangan kesukaan Schumacher.

Waktu berlalu, Giannini tak menyangka kecelakaan itu telah terjadi hampir sepuluh tahun silam. Ia mengaku sudah berdamai dengan situasi yang ada, namun tetap mengingat momen-momen indah dengan Schumacher.

Giannini tidak memiliki kontak dengan keluarga Schumacher sehingga tak tahu kondisi terkini sang mantan pembalap tersebut.

“Saya tidak ingin merepotkan. Situasinya cukup sulit bagi para kerabat. Sesekali saya berbicara dengan orang-orang dari Ferrari dan bertanya, tetapi saya tidak ingin memaksakan diri,” ujarnya.

Giannini mengingat pertemuan terakhir dengan Schumacher terjadi ketika membawa Sebastian Vettel yang baru meraih gelar juara dunia keempat secara beruntun pada 2013.

Anak Schumacher, Mick, pernah mengunjungi Montana pada 2022, namun tak datang rutin seperti sang ayah apalagi setelah keluar dari program Ferrari.

[Gambas:Video CNN]

(nva/nva)

Sumber: www.cnnindonesia.com