Bola  

Main 62 Menit, Gregoria Mariska Tersisih

Gregoria Mariska Tunjung kalah dari Nozomi Okuhara pada babak kedua China Masters 2023 di Shenzhen Bay Gymnasium, Kamis (23/11) pagi.

Jakarta, CNN Indonesia

Gregoria Mariska Tunjung kalah dari Nozomi Okuhara pada babak kedua China Masters 2023 di Shenzhen Bay Gymnasium, Kamis (23/11) pagi.

Tunggal putri andalan Indonesia itu mengawali laga melawan Okuhara dengan kurang meyakinkan. Gregoria tertinggal 1-4. Sempat mencoba bangkit dan merapatkan jarak menjadi 3-5, Gregoria kemudian tertinggal jauh lagi pada kedudukan 3-9.

Skor 5-11 menandai interval gim pertama. Pukulan atraktif Gregoria tampak kurang maksimal. Beberapa kali Okuhara terkecoh, namun tak jarang pula pukulan-pukulan Gregoria melebar atau menyangkut di net.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sempat meraih tiga poin beruntun, Gregoria kemudian terkunci di poin kesembilan. Okuhara cukup nyaman meraih poin dan melaju hingga skor ke-18. Gregoria kemudian kalah 12-21.

Setelah kalah pada gim pertama, Gregoria mencoba membenahi pukulan yang justru kerap menghasilkan poin bagi lawan.

Upaya Gregoria terlihat dari poin-poin yang dihasilkan. Juara Japan Masters itu memimpin perolehan angka. Okuhara tak tinggal diam merespons kebangkitan Gregoria.

Pertandingan yang lebih sengit terjadi pada gim kedua. Dari unggul 6-3, Gregoria kemudian tertinggal 6-8. Tak lelah mengejar keunggulan lawan, Gregoria kemudian kembali memimpin.

Setelah unggul 11-9 pada saat interval, Gregoria berusaha mempertahankan posisinya. Okuhara kemudian mencoba bermain lebih agresif. Reli kerap terjadi dan skor menunjukkan perbedaan satu poin pada kedudukan 12-11.

Penampilan ulet Gregoria membuat Okuhara kerepotan dan kerap mati langkah mengantisipasi kecerdikan penempatan bola yang dilakukan pemain pelatnas PBSI tersebut.

Gregoria kemudian melebarkan jarak. Upaya Okuhara membalas tak terwujud karena Gregoria tampil solid dan mengakhiri gim kedua dengan skor 21-15.

Gim ketiga diawali dengan dua poin beruntun dari Gregoria yang cukup apik. Gregoria tampak lebih ‘nyetel’ pada gim penentuan dan memimpin 5-1.

Okuhara memberikan perlawanan sehingga Gregoria masih harus bekerja keras guna menuntaskan laga. Okuhara beberapa kali melakukan kesalahan dalam pengembalian bola, sayangnya Gregoria juga melakukan hal yang sama.

Dari memimpin 10-5, Gregoria kemudian kehilangan tiga poin sebelum unggul 11-8 pada interval gim ketiga.

Setelah paruh laga, pertandingan kembali memanas. Dua kesalahan Gregoria membuat Okuhara mendekat. Skor kemudian menjadi imbang 12-12.

Gregoria kemudian tertinggal 13-17. Sempat meraih dua poin, Gregoria gagal melanjutkan konsistensi sehingga tertinggal 15-18. Pada poin-poin krusial Okuhara mencoba bermain menyerang dengan agresif. Gregoria kalah 16-21 dan tersisih dari China Masters.

[Gambas:Video CNN]

(nva)

Sumber: www.cnnindonesia.com