Indeks
Bola  

Kronologi Haruki Noguchi Meninggal Usai Kecelakaan ARRC Mandalika

Direktur Utama MGPA Priandhi Satria berharap target 42 ribu tiket untuk WSBK Mandalika bisa tercapai di akhir pekan ini.

Jakarta, CNN Indonesia

Haruki Noguchi mengembuskan napas terakhir tiga hari setelah mengalami kecelakaan dalam balapan Asia Road Racing Championship (ARRC) 2023 seri Mandalika. Berikut kronologi Haruki Noguchi meninggal usai kecelakaan pada race 2 ARRC 2023 seri Mandalika.

Noguchi merupakan salah satu pembalap yang berpotensi meraih gelar juara ARRC 2023 kelas Asian Superbike 1000 (ASB 1000). Noguchi berada di posisi kedua klasemen, hanya tertinggal dari Markus Reiterberger.

Pembalap asal Jepang itu juga menjadi salah satu dari tiga rider yang berhasil menjadi juara seri pada ASB 1000 2023.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO RESUME CONTENT

Persaingan di Klasemen

Noguchi menempati peringkat kedua di bawah Reiterberger. Hingga race pertama di ARRC Mandalika selesai digelar, Noguchi mengoleksi 105 poin dan terpaut 38 poin dari Reiterberger.

Berada di peringkat kedua, Noguchi unggul atas pembalap Indonesia Andi Gilang yang mengoleksi 101 poin dan menempati posisi ketiga.

Kecelakaan Balapan Race 2 Mandalika

Noguchi yang berusaha meraih hasil terbaik pada race 2 ARRC Mandalika demi bisa mendekati Reiterberger di klasemen, mendapat perlawanan hebat dari para rival.

Ketika lap keempat memasuki tikungan ke-10, Noguchi yang sedang bersaing ketat dengan Zaqhwan Zaidi terlibat senggolan. Zaidi terjatuh dan keluar dari trek, namun Noguchi tetap berada di lintasan.

Sesaat kemudian muncul motor lain yang melaju kencang dan tidak bisa menghindari Noguchi. Bagian kepala dari pembalap SDG MS Harc-Pro Honda Filipina itu pun terlindas.

Bendera merah langsung dikibarkan, balapan pun langsung dihentikan. Noguchi dilarikan ke pusat medis Sirkuit Mandalika.

Perawatan Intensif

Usai kecelakaan fatal tersebut, Noguchi dibawa ke pusat medis. Upaya stabilisasi Noguchi dilakukan sebelum dibawa ke rumah sakit.

Upaya terbaik dikerahkan tim medis di Rumah Sakit Umum NTB.

Direktur Utama Rumah Sakit Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat (RSUP NTB) Lalu Herman Mahaputra menjelaskan Noguchi mengalami banyak trauma.

“Kami belum bisa infokan sementara masih dalam perawatan. Yang jelas ada banyak trauma/multipel trauma (yang dialami Haruki),” ujarnya dikutip dari Detik pada Senin (14/8) atau sehari setelah kecelakaan. https://www.detik.com/bali/nusra/d-6875548/rider-jepang-haruki-noguchi-banyak-trauma-seusai-tabrakan-di-arrc-mandalika

Noguchi Mengembuskan Napas Terakhir

Pada Kamis (17/8) pagi FIM Asia menginformasikan kabar duka cita perihal nyawa Noguchi yang tidak bisa diselamatkan.

Presiden dan Dewan Direksi FIM Asia, Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Two Wheels Motor Racing dan keluarga FIM Asia Road Racing menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada keluarga, teman, dan orang-orang yang mengenal Haruki Noguchi.

“Dengan sangat sedih, kami melaporkan berita duka atas meninggalnya Haruki Noguchi setelah tiga hari menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum, NTB.”

“Terlepas dari upaya terbaik dari staf medis, Haruki meninggal karena luka-lukanya pada tanggal 16 Agustus 2023 pukul 17:40 waktu setempat,” tulis pernyataan tersebut.

[Gambas:Video CNN]

(nva/nva)


Sumber: www.cnnindonesia.com

Exit mobile version