Bola  

Kartu Oranye Bakal Dipakai di Sepak Bola, Pemain Diusir 10 Menit

Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) menerima proposal penerapan kartu oranye untuk mengusir sementara pemain dalam pertandingan sepak bola.

Jakarta, CNN Indonesia

Badan Asosiasi Sepak Bola Internasional (IFAB) menerima proposal penerapan kartu oranye untuk mengusir sementara pemain dalam pertandingan sepak bola.

Pengusiran sementara sudah digunakan dalam olahraga rugby dengan istilah ‘Sin Bin’. Hal ini jadi wacana bakal diterapkan dalam sepak bola. Demikian hasil rapat tahunan IFAB di London, Selasa (28/11) seperti dilaporkan Sport Bible.

“Sudah disetujui bahwa ‘sin bin’ terhadap pelanggaran tertentu dalam skema ofensif akan dicoba di level [pertandingan] yang lebih tinggi setelah implementasi yang sukses pada sepak bola level akar rumput,” tulis Sport Bible.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah satu bentuk pelanggaran yang bisa dikenakan sin bin adalah manuver yang dilakukan bek Italia Giorgio Chiellini terhadap pemain Inggris Bukayo Saka di final Euro 2020. Saat itu Chiellini menarik baju Saka hingga terjatuh.

Chiellini menggagalkan kesempatan Saka melakukan serangan cepat dan berpeluang mencetak gol. Namun wasit hanya memberi kartu kuning kepada Chiellini yang melakukan pelanggaran tersebut di tengah lapangan.

Jika resmi diterapkan, maka kemungkinan besar pelanggaran seperti yang dilakukan Chiellini bakal diganjar kartu oranye. Nantinya, pemain yang mendapat kartu tersebut wajib keluar lapangan selama 10 menit sebelum diizinkan kembali merumput.

Selain skenario seperti pelanggaran Chiellini, kemungkinan kesalahan yang bakal diganjar kartu oranye adalah protes berlebihan kepada wasit. Hal-hal ofensif terhadap ofisial pertandingan berpotensi diusir sementara dari lapangan.

“Kendati demikian, dalam rapat IFAB terdapat proposal yang menyebut bahwa kapten tim bisa menghampiri wasit dalam beberapa situasi penting di pertandingan,” tulis Sport Bible.

Selain itu, kartu oranye juga disebut bakal jadi pertimbangan wasit untuk menghukum pemain yang sengaja membuang-buang waktu. Hal ini dianggap sebagai langkah yang dapat menopang efektivitas VAR dalam membantu wasit mengambil keputusan.

Rencananya, kartu oranye akan dipakai setidaknya di Premier League musim depan. Pihak IFAB dan Premier League diklaim sudah mencapai kesepakatan.

[Gambas:Video CNN]

(ikw/ptr)

Sumber: www.cnnindonesia.com