Bola  

Gaji Megawati Bakal Meroket jika Tahun Depan Tetap di Korea

Megawati Hangestri Pertiwi tak bisa melanjutkan performa apik menciptakan 20 poin per laga dalam pertandingan kelima Red Sparks, Kamis (2/11).


Jakarta, CNN Indonesia

Gaji Megawati Hangestri Pertiwi dipastikan bakal melonjak tinggi jika tetap bermain di liga voli Korea Selatan pada tahun depan.

Kenaikan gaji bagi pemain asing asal Asia pada tahun kedua berlaga di liga Korea adalah hal yang lumrah, namun Federasi Bola Voli Korea (KOVO) mengeluarkan aturan baru mengenai nominal gaji pemain asing.

KOVO memastikan bakal ada kenaikan gaji setelah melakukan rapat perihal kuota Asia seperti dilansir dari Dailian. Jika sebelumnya gaji pemain voli putri pada musim pertama adalah US$100.000, seperti yang didapat Megawati saat ini, maka mulai musim depan gaji pemain putri pada musim pertama adalah US$120.000. 


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara untuk tahun kedua juga terjadi perubahan. Dari US$120.000 ke US$150.000. Dengan demikian jika Megawati tetap bermain di Korea Selatan pada tahun depan, maka gajinya bakal mencapai Rp2,3 miliar.

Megawati sudah menandatangani kontrak sepanjang satu tahun dari pertengahan tahun lalu hingga tengah tahun 2024 bersama Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks.

Belum diketahui apakah Megawati bakal tetap di Korea pada musim mendatang. Dalam wawancara dengan CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu, Wibi Anhari selaku manajer Megawati menjelaskan perpanjangan kontrak pemain berjuluk Megatron itu di Red Sparks bakal tergantung performa musim 2023/2024.

Sementara mengenai aturan kuota Asia di liga voli Korea sebelumnya juga ada perubahan mengenai asal negara pemain. Jika sebelumnya pemain asing yang bisa bermain di Negeri Ginseng itu hanya terbatas dari 10 negara saja, maka pada tahun depan seluruh negara anggota Konfederasi Voli Asia (AVC) bisa berlaga.

Untuk bisa tampil di liga voli Korea pada tahun depan para pemain Asia yang belum punya pengalaman bermain di Korea harus mengikuti try out dan proses draft yang bakal berlangsung di Pulau Jeju pada April 2024.

[Gambas:Video CNN]

(nva/sry)

Sumber: www.cnnindonesia.com