Bola  

Gaji Ditunggak Klub, Pemain Kalteng Putra Minta PSSI Turun Tangan

Pemain Kalteng Putra berharap Ketua Umum PSSI Erick Thohir membantu penyelesaian konflik tunggakan gaji yang berujung laporan polisi.


Jakarta, CNN Indonesia

Pemain Kalteng Putra berharap Ketua Umum PSSI Erick Thohir membantu penyelesaian konflik tunggakan gaji yang berujung laporan polisi.

Kapten Kalteng Putra, Shahar Ginanjar, berharap Erick Thohir bisa menjembatani persoalan ini. Para pemain Kalteng Putra tak ingin hal ini terjadi, tetapi situasi menuntut mereka untuk beraksi.

“Harapan saya supaya PSSI bisa menindak klub yang sudah menunggak gaji kami. Ini melanggar aturan. Kami pemain sebagai pelaku utama sepak bola tidak menginginkan hal seperti ini,” kata Shahar di kantor Asosiasi Pemain Profesional Indonesia (APPI), Jumat (2/2).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami juga sudah menagih hak sesuai prosedur, tetapi mereka selalu mangkir dan tidak bisa komunikasi dengan baik dengan kita. Akhirnya kita mengambil langkah,” ujar Shahar menambahkan.

Pemain Kalteng Putra sepakat mogok bertanding dalam lanjutan Liga 2 2023/2024 pada 27 Januari. Mereka ogah melawan PSCS Cilacap sampai hak mereka yang tertunggak dibayar.

Keputusan mogok itu diambil 28 pemain Kalteng Putra pada 25 Januari lalu. Kesepakatan para pemain ini lantas ditulis dalam selembar kertas yang kemudian diunggah 23 pemain di media sosial.

Unggahan ini tidak bisa diterima pihak Kalteng Putra. Mereka menilai ini pencemaran nama baik. Karenanya pihak klub melaporkan para pemain ke Polda Kalimantan Tengah.

Sudah dilaporkan ke polisi, pemain Kalteng Putra yang menolak bertanding dalam lanjutan Liga 2 2023/2024 ini terancam mendapat sanksi berat dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI.

Para pemain sudah dipanggil ke dalam sidang Komdis pada Rabu (31/1) dan Kamis (1/2). Mereka dimintai keterangan Komdis soal keputusan mogok dari pertandingan kompetisi.

“Masalah Komdis, saya berharap PSSI melihat lebih adil, dari sudut mana pemain tidak bisa melaksanakan pertandingan. Tidak serta merta kita mogok begitu ada tunggakan,” kata Shahar.

“Semua ada alasannya. Semoga Komdis PSSI bisa menyaring apa yang pemain ceritakan. Jangan hanya menyaring dari pihak klub,” ucap Shahar.

Sebelum aksi mogok dilakukan, para pemain berkonsultasi dengan APPI. Disebutkan pula bahwa APPI telah bersurat ke PSSI dan PT LIB.

Namun Public Relation PT LIB Sabina Katya membantah bahwa pemain Kalteng Putra lewat APPI bersurat sebelum aksi mogok. Namun demikian LIB akan mencoba mencarikan solusi.

“Kami sangat menyayangkan peristiwa ini terjadi. Namun kami dalam kapasitas membangun komunikasi ke pihak-pihak yang terlibat dan memantau perkembangan perkara,” kata Sabina ke CNNIndonesia.com.

Mengenai persoalan ini, Wakil Ketua Umum PSSI Zainudin Amali dan Ratu Tisha belum merespons pertanyaan CNNIndonesia.com. Adapun anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI Arya Sinulingga mengatakan pihaknya akan berupaya membantu.

“Langkah pertama [PSSI] yang terdekat adalah agar LIB itu menahan subsidi yang dimiliki klub [Kalteng Putra]. Itu saran pertama kita, supaya LIB menahan dulu dana subsidinya,” kata Arya soal polemik tunggakan gaji Kalteng Putra.

“Yang kedua kita akan memediasi antara [manajemen] Kalteng Putra dengan pemain, supaya bisa diselesaikan masalahnya,” ucap Arya menambahkan.

[Gambas:Video CNN]

(rhr)

Sumber: www.cnnindonesia.com