Bola  

FIFA dan PSSI Evaluasi Alur Penonton di GBT, Tak Prioritaskan VVIP

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyebut FIFA evaluasi alur masuk penonton Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang sempat tersendat.

Surabaya, CNN Indonesia

Sekretaris Jenderal PSSI Yunus Nusi menyebut FIFA evaluasi alur masuk penonton Piala Dunia U-17 2023 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) yang sempat tersendat.

Pada pertandingan sebelumnya, Jumat (10/11), alur penonton masuk dan keluar ke GBT dibatasi. Ini demi mengakomodir jalur VIP ke kompleks stadion. Skenario ini membuat antrean tak efektif.

“Kita sudah koordinasi dengan LOC dengan FIFA tentang beberapa hal menyangkut penonton suporter klub dan lain-lain dan itu untuk kepentingan bersama,” kata Yunus.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“FIFA dan LOC juga akomodir apa yang kita sampaikan, karena demi kredibilitas Ketum dan PSSI karena kita bersama banyak keluhan yang disampaikan masyarakat,” ucapnya.

Dari informasi yang dijaring PSSI, masyarakat Jawa Timur, khususnya Surabaya, terganggu dengan aturan yang dibuat. Alur masuk stadion yang mudah, menjadi lebih rumit.

“Di GBT kan kita tahu bersama, kita pernah nonton dengan 60 ribu suporter. Di sana tidak terjadi hal-hal yang begitu rumit seperti apa yang kita lihat di GBT pada saat pembukaan,” katanya.

“Kita sampaikan bahwa flow dan pelayanan VVIP jangan sampai mengorbankan keinginan suporter untuk datang dan mengebiri beberapa fasilitas suporter,” ujar Yunus.

Bukti empiris pertandingan Liga 1, saat Persebaya melawan Persib atau Persija, jadi bahan argumentasi. Dengan evaluasi ini diharapkan rasa nyaman menonton di GBT akan didapat suporter.

[Gambas:Video CNN]

(jun)


Sumber: www.cnnindonesia.com