Bola  

Duo Italia Bantah ‘Bantu’ Bagnaia Juara Dunia di MotoGP Valencia

Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menyebut aksi membuntuti Jorge Martin terhadap Francesco Bagnaia di practice MotoGP Valencia 2023 sebagai tindakan konyol.
Jakarta, CNN Indonesia

Duo pembalap Italia, Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio, membantah telah berupaya membantu kompatriotnya Francesco Bagnaia jadi juara dunia di MotoGP Valencia 2023.

Bezzecchi dan Giannantonio membantah tuduhan sedang membantu rekan senegara mereka, Bagnaia, memenangkan titel juara dunia musim ini ketimbang pindah ke tangan pembalap Spanyol Jorge Martin.

Bezzecchi dan Giannantonio diklaim sengaja mengalah dan finis di belakang Bagnaia yang finis kelima pada Sprint Race MotoGP Valencia, Sabtu (25/11).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Giannantonio dan Bezzecchi diklaim sengaja menahan diri dan finis di posisi keenam dan ketujuh agar Bagnaia tak kehilangan banyak poin. Sementara Martin berhasil memenangi sprint race.

Akan tetapi, Giannantonio dan Bezzecchi membantah tuduhan telah melakukan skenario untuk membantu Bagnaia mempertahankan gelar juara dunia.

“Saya di sini untuk memenangkan balapan dan meraih podium untuk diri sendiri. Kami bahkan tidak tahu apakah saya masih tetap berada di kompetisi ini tahun depan,” kata Giannantonio dikutip Crash.

“Membantu pembalap lain bukanlah keinginan saya saat ini. Saya di sini untuk memenangi balapan dan naik podium untuk diri saya sendiri. Saya benar-benar telah berusaha,” terangnya.




Jorge Martin juara Sprint Race MotoGP Valencia 2023. (REUTERS/PABLO MORANO)

Giannantonio mengaku tidak mau mengambil risiko untuk menyalip Bagnaia karena tak mendapatkan momen yang pas untuk melakukan manuver.

Senada, Bezzecchi juga membantah sengaja mengalah kepada Bagnaia di Sprint Race.

“Saya sudah berusaha melakukan yang terbaik. Saya telah melakukan kesalahan di awal balapan di belakang Pecco, entah itu di lap kedua atau ketiga, saya tidak ingat. Dia mengerem terlalu dini dan saya sedikit terlambat mengerem dan hampir menabraknya,” ujar Bezzecchi.




Banner Pesta Bola Dunia U-17 - 970x250

“Kemudian saya kehilangan posisi dan diambil alih Fabio Quartararo. Saya berencana melewatinya dan terus melesat tapi kesalahan yang saya buat membuat saya harus memulihkan diri dan tak dapat mengejarnya,” ujar Bezzecchi menambahkan.

Pembalap VR46 itu juga mengatakan prioritas di balapan MotoGP Valencia adalah meraih hasil terbaik untuk diri sendiri tanpa memedulikan pembalap lain.

“Sulit untuk mengatakannya dan kita lihat saja bagaimana balapan nanti. Saya ingin meraih hasil terbaik, jadi kita lihat saja nanti,” kata Bezzecchi menegaskan.

[Gambas:Video CNN]

(jun/nva)


Sumber: www.cnnindonesia.com