Bola  

BWF Rilis Daftar Juara yang Bangkit pada 2023, Tak Ada Atlet Indonesia

BWF merilis deretan nama yang masuk dalam daftar juara yang bangkit lagi pada 2023, namun tak ada perwakilan Indonesia dalam catatan tersebut.


Jakarta, CNN Indonesia

Kejuaraan bulu tangkis 2023 tak melulu berbicara soal dominasi satu pemain atau juara yang itu-itu lagi, tetapi ada kisah kebangkitan dari atlet-atlet badminton dunia.

Badminton World Federation (BWF) mengeluarkan daftar pemain yang menjadi juara sepanjang 2023 setelah lama absen dari podium.

Sederet nama muncul dalam daftar tersebut seperti Kento Momota, Carolina Marin, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen, Anders Antonsen, Lee Yang/Wang Chi Lin, hingga Beiwen Zhang.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidak ada pemain Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut lantaran wakil-wakil Merah Putih yang menjadi juara sepanjang 2023 dianggap tak memiliki waktu jeda panjang menjadi peraih gelar seperti dalam daftar yang dirilis BWF.

Momota merupakan pemain dengan rentang waktu paling pendek yang dipilih masuk dalam daftar pemain bangkit pada 2023 oleh BWF.

Mantan pebulutangkis nomor satu itu menyudahi perburuan pencarian gelar dalam 721 hari. Setelah menjadi juara Indonesia Masters 2021, Momota kembali menjadi juara pada Korea Masters tahun ini.

Selain itu terdapat Carolina Marin yang butuh waktu 763 hari untuk meraih gelar lagi. Orleans Masters 2023 menjadi akhir puasa gelar bagi tunggal putri asal Spanyol itu usai membawa pulang titel Swiss Open 2021.

Sementara jeda juara Astrup/Rasmussen, dari Swiss Open 2021 hingga Canada Open 2023, mencapai 854 hari.

Antonsen yang merupakan rekan senegara Astrup/Rasmussen juga membutuhkan waktu lama hingga 903 hari untuk merasakan gelar juara lagi. Usai menjuarai BWF World Tour Finals 2020, Antonsen baru kembali naik podium pada Korea Open 2023.

Hanya berbeda tujuh hari dari Antonsen adalah Lee/Wang. Pasangan ganda putra asal Taiwan itu baru meraih gelar di ajang Japan Open 2023 setelah kali terakhir menjadi juara di BWF World Tour Finals 2020, atau membutuhkan waktu 910 hari.

Sedangkan pemain yang paling lama membutuhkan waktu untuk kembali merasakan gelar juara adalah Beiwen. Wakil Amerika Serikat itu butuh waktu 2.009 hari untuk kembali juara. Setelah menjadi kampiun India. Open 2018, Beiwen kembali menjadi pemenang pada laga final Australia Open 2023.

Daftar Pemain yang Bangkit Meraih Juara pada 2023:

Kento Momota: Indonesia Masters 2021 – Korea Masters 2023 (721 hari)
Carolina Marin: Swiss Open 2021 – Orleans Masters 2023 (763 hari)
Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen: Swiss Open 2021 – Canada Open 2023 (854 hari)
Anders Antonsen: BWF World Tour Finals 2020 – Korea Open 2023 (903 hari)
Lee Yang/Wang Chi Lin: BWF World Tour Finals 2020 – Japan Open 2023 (910 hari)
Nozomi Okuhara: All England 2021 – Syed Modi India International (987 hari)
Pornpawee Chochuwong: Spain Masters 2020 – Swiss Open 2023 (1.127 hari)
Ng Ka Long Angus: Thailand Masters 2020 – German Open 2023 (1.141 hari)
Tang Chun Man/Tse Ying Suet: Korea Masters 2019 – HYLO Open 2023 (1.442 hari)
Beiwen Zhang: India Open 2018 – Australia Open 2023 (2.009 hari)

[Gambas:Video CNN]

(nva/nva)

Sumber: www.cnnindonesia.com