Bola  

Buntut Dugaan Pemerkosaan, MU Resmi Lepas Greenwood

Manchester United dan Mason Greenwood sepakat berpisah sebagai buntut kasus dugaan pemerkosaan dan kekerasan fisik yang dilakukan sang pemain.

Jakarta, CNN Indonesia

Manchester United dan Mason Greenwood sepakat berpisah sebagai buntut kasus dugaan pemerkosaan dan kekerasan fisik yang dilakukan sang pemain.

Melalui pengumuman di situs resminya, Man Utd menyebut telah melakukan penyelidikan internal soal kasus percobaan pemerkosaan yang dituduhkan kepada Greenwood.

“Semua yang terlibat, termasuk Mason, memahami kesulitan yang dihadapi jika ia meneruskan kariernya di Manchester United,” demikian pernyataan di laman resmi Man Utd.

“Oleh karena itu telah disepakati bersama bahwa hal yang paling tepat baginya untuk melanjutkan karier jauh dari Old Trafford, dan kami sekarang akan bekerja dengan Mason untuk mencapai hasil itu,” lanjut pernyataan tersebut.

Greenwood telah diskors dari Man United sejak Januari 2022. Sanksi tersebut diberikan sebagai imbas kasus dugaan pelecehan yang beredar di dunia maya.

Pada Februari, jaksa penuntut telah mencabut dakwaan termasuk dugaan pemerkosaan dan kekerasan seksual terhadap Greenwood setelah saksi kunci mengundurkan diri.

Dengan bakat yang dimiliki, Greenwood sempat digadang-gadang bakal jadi superstar baru di Old Trafford. Namun, kariernya terganggu karena kasus dugaan pemerkosaan.

Jebolan akademi Man Utd tersebut kali terakhir bermain untuk klub pada Januari 2022. Setelah mendapat skors dari klub, Greenwood juga tak lagi mendapat kepercayaan di timnas Inggris.

Ia juga tak mendapat dukungan dari suporter karena tuduhan perkosaan yang dilakukan. Alhasil, Greenwood pun memutuskan angkat kaki dari Old Trafford untuk membangun kembali kariernya.

[Gambas:Video CNN]

(jun)


Sumber: www.cnnindonesia.com