Bola  

AFC Buka Suara Soal Kartu Merah Aymen Hussein di Irak vs Yordania

AFC buka suara soal kontroversi kartu merah striker Irak Aymen Hussein saat lawan Yordania di babak 16 besar Piala Asia 2023, Senin (29/1).


Jakarta, CNN Indonesia

Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) buka suara soal kontroversi kartu merah striker Irak Aymen Hussein saat lawan Yordania di babak 16 besar Piala Asia 2023 di Stadion Internasional Khalifa, Senin (29/1).

Aymen Hussein dikartu merah wasit asal Irak Alireza Faghani akibat selebrasi usai mencetak gol kedua Irak pada menit ke-76. Saat itu Aymen Hussein berselebrasi dengan gestur makan.

Selebrasi itu meniru perayaan gol Yordania saat unggul lebih dulu atas Irak pada babak pertama. Akibat selebrasi itu wasit Alireza mengeluarkan kartu kuning kedua untuk bintang timnas Irak tersebut.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bermain dengan 10 orang membuat Irak kehilangan daya serang, hingga akhirnya kalah dramatis 2-3 dari Yordania pada menit injury time.

Usai pertandingan banyak pihak menyoroti keputusan wasit Alireza itu. Ada juga yang membandingkan selebrasi Hussein dengan para pemain Yordania yang memiliki gaya serupa.

Empat hari usai duel Irak vs Yordania, AFC memberikan keterangan resmi soal kartu merah Aymen Hussein. Menurut AFC, Aymen Hussein mendapat kartu kuning kedua karena menunda permainan.

“Penjelasan/Alasan: Sesuai dengan Hukum Permainan IFAB (International Football Association Board), keputusan pemberian kartu kuning kedua kepada pemain Irak bernomor punggung 18 Aymen Hussein pada menit ke-77 didasarkan pada Pasal 12 (Pelanggaran dan Penyalahgunaan – Tindakan Disiplin: Menunda Restart Permainan) di mana Wasit harus memperingatkan pemain yang terlalu menunda restart,” demikian pernyataan AFC.

Dalam rilis tersebut AFC tidak saja memberikan pasal kesalahan Huseein, tetapi juga faktor lain yang mendukung wasit Alireza mengusir pemain Al Quwa Al Jawiya itu.

“Aymen Hussein terlalu menunda waktu memulai pertandingan setelah mencetak gol pada menit ke-75. Saat sang pemain selebrasi, Wasit memberikan peringatan keras kepada Aymen Hussein sebanyak tiga kali sebelum akhirnya memberinya kartu kuning kedua,” ucap AFC.

“Dalam hal ini, peringatan kedua yang diberikan kepada Aymen Hussein adalah keputusan yang tepat dari Wasit, sesuai dengan Hukum Permainan,” kata AFC melanjutkan.

AFC juga meminta penggemar, media, dan pemangku kepentingan menghormati keputusan yang dibuat ofisial pertandingan.

Sementara itu, dikutip dari CNN International, jurnalis dan analis Irak Hussain Al Khurasani membenarkan alasan dan aturan kartu merah itu untuk menghindari perayaan yang panjang.

Dalam pemberitaan tersebut disebutkan, selebrasi Hussein berjalan 50 detik sedangkan Yordania sedikit lebih cepat hanya 49 detik.

[Gambas:Video CNN]

(sry/nva)

Sumber: www.cnnindonesia.com