Bola  

5 Kontroversi VAR di Piala Dunia 2022

Piala Dunia 2022 menyisakan beberapa keputusan VAR yang kontroversial selama turnamen berlangsung.

Jakarta, CNN Indonesia

Piala Dunia 2022 mengandalkan VAR dalam menopang kinerja wasit meski mengundang perdebatan. Berikut lima keputusan kontroversial VAR di Piala Dunia 2022.

Gempita Bola Dunia 2022 resmi berakhir dengan Argentina keluar sebagai juara. Piala Dunia 2022 selesai dengan berbagai catatan mengesankan.

Meski hanya ada dua hattrick selama penyelenggaraan, pesta bola dunia itu tercatat sebagai Piala Dunia dengan jumlah gol terbanyak sepanjang sejarah (172).

Di sisi lain, Piala Dunia 2022 juga menyisakan polemik lantaran kehadiran VAR yang menjadi tumpuan wasit dalam mengambil keputusan.

Sebab beberapa keputusan wasit yang berdasarkan VAR dinilai tidak akurat. Berikut lima keputusan kontroversial VAR di Piala Dunia 2022.

1. Pelanggaran Sofiane Boufal Terhadap Theo Hernandez

Pertandingan semifinal Piala Dunia 2022 antara Prancis vs Maroko menyisakan perdebatan. Itu terjadi pada momen pelanggaran pemain Maroko Sofiane Boufal terhadap penggawa Prancis Theo Hernandez.

Saat pertandingan berjalan 27 menit, wasit menyatakan Boufal melakukan pelanggaran terhadap Hernandez. Wasit menganggap Boufal menjatuhkan Hernandez.

Namun dalam tayangan ulang, nampak kaki Hernandez yang aktif ke arah Boufal. Sedangkan Boufal nampak menekuk kakinya dinilai melakukan pelanggaran dan mendapat kartu kuning.

2. Jegal Upamecano ke Harry Kane

Pada laga perempatfinal antara Inggris vs Prancis, satu momen kontroversial VAR terjadi. Momen itu adalah saat Dayot Upamecano menjatuhkan Harry Kane.

Di menit ke-25, Kane jatuh di dalam kotak penalti. Upamecano dianggap sebagai penyebab tumbangnya Kane.

Namun VAR tidak menyatakan jegalan Upamecano sebagai pelanggaran. Padahal dalam tayangan ulang terlihat ada kontak antara kaki Upamecano dengan kaki Kane.

Baca di halaman selanjutnya>>>



Gol Jepang hingga Penalti Messi

BACA HALAMAN BERIKUTNYA

Sumber: www.cnnindonesia.com